Kamis, 08 Oktober 2009

Carbon Fotprint

hy kawand,,,,,,,,,,,,,
kita sbagai gnerasi muda sdah smestinya kahn menjaga lingkngan????!!
khan ntarnya juga pasti bkal balik lagi k kita,
kita yg tnggungjwb,
alias kita yg tanggung,
alam yang menjawab,
mudeng khan???
Karbon Foot Print merupakan bentuk pencemaran udara dikarenakan adanya udara kotor yang berlebihan. Beberapa masalah Karbon Foot Print beserta solusi-solusinya:
1. Asap Kendaraan Bermotor
Asap kendaraan bermotor merupakan salah satu polusi udara yang sangat terkenal dan mengakibatkan global warming.Sebenarnya banyak solusi yang bisa kita gunakan. Salah satunya adalah mengalihkan bahan bakar kendaraan bermotor tersebut dengan menggunakan bahan bakar yang ramah lingkungan. Misalnya seperti yang pernah ditemukan oleh Universitas ITS yaitu menggunakan tenaga surya. Apabila kita bisa menggunakan tenaga alternative, kita bisa menghemat minyak bumi yang sudah hampir dikatakan langka sekarang ini. Persediaan minyak bumi pasti lama-kelamaan akan cepat habis karena digunakan oleh seluruh manusia di muka bumi ini.

2. Asap Rokok
Kita pasti sudah mengenal barang yang dinamakan Rokok itu. Rokok sangat berbahaya bagi kesehatan tubuh kita apalagi pada bagian jantung. Paru-paru seseorang yang banyak merokok berbeda sekali dengan orang yang tak merokok, warnanya terlihat hitam pekat dan paru-paru mulai mengecil. Jenis-jenis rokok sangat banyak dan memiliki rasa yang banyak pula. Dalam iklan rokok pun sudah terttera akibat dari merokok itu sendiri. Selain dapat merusak kesehatan si perokok tersebut, asap rokok dapat mengganggu pernapasan orang sekitarnya dan menyebabkan polusi udara. Salah satu solusinya adalah kita harus bisa menahan diri kita untuk merokok. Atau perbanyak menciptakan ruangan “bebas merokok”.

3. Asap Pabrik
Adanya revolusi yang mengubah suatu negara dari negara agraris menjadi negara industri menyebabkan polusi udara. Asap hitam pekat yang menggumpal di udara menyebabkan polusi udara di daerah sekitar dan menyebabkan global warming. Apalagi limbah yang dibuang pada tempat yang tidak tepat. Solusinya adalah membangun areal pabrik tersendiri.

4. Ditonton TV
Maksudnya mungkin kita pernah lupa mematikan TV saat kita tertidur. Oleh karena itu saat kita telah tertidur, maka TVlah yang menonton kita bukan kita yang menonton TV. Dan hal itu menyebabkan borosnya energi yang kita keluarkan dan menjadi panasnya mesin pada TV. Sehingga TV mengeluarkan asap tak terlihat oleh mata yang dapat mengganggu kesehatan manusia. Solusi yang tepat adalah mengatur waktu untuk TV tersebut menyala. Di dalam TV pasti ada fasilitas ‘Timer’. Maka dari itu kita harus menggunakannya. Saat kita mulai merasa mengantuk, segera saja kita mengatur waktu agar TV tersebut dapat mati dengan sendirinya. Atau lebih baik saat kita mulai mersa mengantuk, segera saja matikan TVnya, itu lebih baik.

5. Mengoperasikan HP pada waktu di charger atau di cash
Mungkin hal yang sepele bagi kita para remaja yang biasanya sibuk SMSan atau online. Sehingga pada waktu HP di cash pun kita masih mengoperasikannya. Itu hal yang amat salah. Karena akan menimbulkan gas/ zat Carbo Footprint yang pastinya berbahaya untuk kesehatan kita. Solusinya gampang. Kita tidak boleh mengoperasikan HP pada saat di cash.

6. Pemborosan Listrik
Ada bebrapa contoh dalam hal pemborosan listik, seperti:
- tidak mencabut colokan yang tidak digunakan. Efeknya sama seperti global warming dan efek rumah kaca. Bumi pun akan menjadi panas. Solusinya adalah kita harus mencabut colokan yang tidak terpakai.
- Penggunaan AC yang berlebihan juga sama akan mengakibatkan timbulnya gas karbon footprint. Solusinya adalah dengan menggunakan AC seperlunya saja. Bila tidak merasa panas, maka janganlah menyalakan AC.
- Tidak pintar memilih lampu yang hemat energi. Sebaiknya kita menggunakan lampu yang hemat energi. Biarpun harganya lebih mahal daripada lampu biasa, namun dengan menggunakan lampu hemat energi tersebut kita dapat mengurangi bahaya global warming yang terjadi di bumi.
7. Udara Hasil Pernapasan Manusia
Jumlah manusia dari tahun ke tahun semakin banyak. Maka dari itu jumlah karbondioksida (CO2 ) akan semakin banyak pula. Jika tidak diimbangi dengan gas oksigen (O2) maka manusia akan mati secara perlahan-lahan. Solusi yang tepat adalah dengan banyak-banyak menanam pohon. Di Surabaya pun sudah dikenal dengan ‘Tanam 1000 Pohon’ yang diadakan setaun sekali.

0 komentar:

Poskan Komentar